Majelis bersama Syaikh Abdullah Mar’i di Ma’had Ibnu Taimiyyah Sumpiuh (Sualat ila Syaikh Abdullah Mar’i -2)

Soal 1: Doa setelah adzan: “Allahumma Rabba Hadzihid-Da’watit Tamati Wash-Shalatil Qaimah…al-hadits” Doa ini apakah khusus untuk yang mendengarkan adzan atau juga bagi yang adzan (muadzin)?

Jawab: Dzahirnya, doa ini umum baik bagi muadzin atau yang mendengar adzan.

Soal 2: ”Bacaan sebelum tidur seperti membaca muawidzat (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas), ayat kursi dan tasbih, tahmid dan takbir, apakah khusus untuk tidur malam ataukah juga untuk tidur siang, terutama bagi orang-orang sakit yang  banyak tidur siang dan malam?

Jawab: Doa ini khusus untuk tidur malam.

Soal 3: Banyak masyarakat biasa mencari katak untuk dibunuh, dicincang dan diberikan untuk bebek-bebek peliharaannya, bolehkah ia melakukan hal tersebut?

Jawab: Rasulullah shallallohu’alaihi wasallam melarang untuk membunuh katak, maka tidak boleh membunuhnya meskipun untuk hewan peliharaannya.

Soal 4: Syaikh kita dilarang membunuh lebah. Di antara masyarakat ada yang mencari larva lebah (calon lebah) untuk dimasak dan dimakan apakah hal ini diperbolehkan?

Jawab: Itu bukan lebah, maka boleh dimakan insyaallah.

Soal 5: Apa hukum tokek, yaitu hewan seperti cicak (wazagh) namun bertubuh besar

Jawab: Yang saya ketahui saat ini tentang tokek dia sama seperti wazagh (cicak), dan saya akan menanyakan lagi kepada masyayikh.

Soal 6: Syaikh apa yang dimaksud dengan tasybik yang dilarang ketika menanti shalat?

Jawab: Yang dimaksud dengan tasybik adalah menganyam jari jemari (Syaikh memberikan contoh dengan menganyam), namun hadits tentang larangan menganyam tidak shahih.

Soal 7: Apakah beras ada zakatnya?

Jawab: Ada khilaf dalam masalah ini, yang benar padi dizakati sebagaimana gandum.

Soal 8: Berarti beras termasuk barang ribawiyah pula seperti gandum?

Jawab: Ya, yang benar beras termasuk barang ribawiyah.

Soal 9: Bagaimana cara membayar zakat seorang yang memiliki banyak petak sawah yang waktu panennya berbeda-beda. Masing-masing petak ketika dipanen tidak mencapai nishob.

Jawab: Jika memang semua petak itu miliknya semua hasil panen digabungkan. Jika mencapai nishob maka dikeluarkan zakatnya dari hasil panen tersebut.

Soal 10: Di negeri ini banyak muslimin melakukan shalat di akhir rabu bulan safar. Shalat tersebut dinamakan shalat rebo wekasan, apa hokum shalat tersebut.

Jawab: Shalat ini termasuk bid’ah.

Ada hadits-hadits palsu yang diriwayatkan tentang bulan shafar seperti sebuah hadits palsu: “Man Basysyarani Bikhuruji Shofar Basysyartuhu bidukhulil jannah.”[1] (Barangsiapa mengabarkan kepadaku bahwa bulan safar telah keluar maka aku beri dia kabar gembira dia dengan jannah).

Soal 11: Doa ketika berbuka: “Dzahaba Dzoma`u wab tallatil ‘uruqu wa tsabatal Ajru insyaaallah.” kapankah doa ini dibaca? sebelum berbuka, ketika berbuka atau sesudah berbuka?

Jawab: Seandainya hadits ini shahih maka doa dibaca ketika berbuka puasa. Namun hadits ini tidak shahih.


[1] Al-Maudhu’at karya Ash-Shoghoni hal:61

About these ads

Posted on Juli 8, 2012, in Fiqh - Tanya Jawab Fiqh and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Komentar ditutup.