Daily Archives: Februari 24, 2012

Mengenal beberapa Hadits Lemah dan Palsu Dalam Fadha`il (keutamaan) Al-Qu’ran

Abu Ismail Muhammad Rijal
 Diriwayatkan dari Ubaiy bin Ka’ab t Rasulullah r bersabda:

(يَا أُبَيُّ مَنْ قَرَأَ فَاتِحَةَ الْكِتَابِ أُعْطِيَ مِنَ الأَجْرِ كَأَنَّمَا قَرَأَ ثُلُثَي القُرْآنِ وَأُعْطِيَ مِنَ الأجْرِ كَأَنَّمَا تَصَدَّقَ عَلَى كُلِّ مُؤْمِنٍ وَمُؤْمِنَةٍ، وَمَنْ قَرَأَ آلَ عِمْرَانَ أُعْطِيَ بِكُلِّ آيَةٍ مِنْهَا أَمَانًا عَلَى جِسْرِ جَهَنَّمَ، وَمَنْ قَرَأَ سُورَةَ النِّسَاءِ أُعْطِيَ مِنَ الأَجْرِ كَأَنَّمَا تَصَدَّقَ عَلَى كُلِّ مَنْ وَرَثَ مِيرَاثًا، وَمَنْ قَرَأَ الْمَائِدَةَ أُعْطِيَ عَشَرَ حَسَنَاتٍ وَمُحِيَ عَنْهُ عَشَرَ سَيِّئَاتٍ وَرُفِعَ لَهُ عَشَرَ دَرَجَاتٍ بِعَدَدِ كُلِّ يَهُودِيٍّ وَنَصْرَانِيٍّ وَتَنَفُّسٍ فِي الدُّنْيَا، وَمَنْ قَرَأَ الأَنْعَامَ صَلَّى عَلَيهِ سَبْعُونَ أَلْفَ مَلَكٍ، وَمَنْ قَرَأَ الأَعْرَافَ جَعَلَ اللهُ بَيْنَهُ وَ بَيْنَ إِبْلِيْسَ حِجَاباً، وَمَنْ قَرَأَ الأَنْفَالَ أَكُونُ لَهُ شَفِيعًا وَشَاهِدًا وَبَرِيء مِنَ النِّفَاقِ، وَمَنْ قَرَأَ يُونُسَ أُعْطِيَ مِنَ الأَجْرِ عَشَرَ حَسَنَاتٍ بِعَدَدِ مَنْ كَذَّبَ بِيُونُسَ وَ صَدَّقَ بِهِ وَ بِعَدَدِ مَنْ غَرِقَ مَعَ فِرْعَوْنَ …)

(Wahai Ubaiy, barang siapa membaca Al-Fatihah ia diberi pahala seperti seorang membaca dua pertiga Al-Qur’an, dan akan diberi pahala seperti bersedekah kepada setiap orang mukmin dan mukminah. Barangsiapa membaca surat Ali ‘Imran maka dari tiap ayatnya ia akan mendapatkan keamanan (saat melalui) jembatan jahanam.  Barang siapa membaca surat An-Nisa` maka ia akan diberi pahala seperti halnya sedekah kepada semua orang yang memperoleh harta warisan. Barangsiapa membaca surat Al-Maidah maka ia akan diberi pahala sepuluh kebaikan, dileburkan darinya sepuluh kejelekan dan diangkat martabatnya sepuluh derajat setara dengan jumlah semua orang Yahudi dan Nasrani, dan nafas di dunia. Barang siapa membaca Al-An’am maka 70 ribu malaikat akan bershalawat atasnya. Barangsiapa membaca surat Al-A’raf, Allah I akan menjadikan penghalang antara dia dan iblis, dan barangsiapa membaca surat Al-Anfal aku akan memberi syafaat untuknya dan menjadi saksi baginya dan dia terbebas dari kemunafikan, dan barangsiapa membaca surat Yunus  akan diberi pahala sepuluh kebaikan yang setara dengan jumlah orang yang mendustakan Nabi Yunus dan yang membenarkannya, dan sebanyak orang-orang yang tenggelam bersama Fir’aun,…)

 

Pembahasan Derajat  Hadits

Demikian potongan hadits yang disandarkan kepada sahabat Ubaiy bin Ka’b t.  Dikeluarkan oleh Abul Faraj Ibnul Jauzi[1] rahimahullah dalam kitabnya Al-Maudhu’at (1/239-241) melalui dua jalan. Jalan pertama terdapat perawi bernama Badi’, dan pada jalan kedua ada perawi bernama Makhlad.

Dua jalan ini berporos (bertemu) pada ‘Ali bin Zaid bin Jud’an dan Atha’ bin Abi Maimunah. Keduanya meriwayatkan dari Zirr bin Hubaisy dari Ubaiy bin Ka’b t dari Rasulullah r.

Pembaca rahimakumullah, Hadits Ubaiy t memang menarik perhatian. Mata sebagian manusia berbinar dengan pahala yang dijanjikan, hati sebagian mereka pun berbunga dengan fadha`il (keutamaan-keutamaan) Al-Quran yang disebut rinci dari Al-Fatihah hingga An-Naas. Namun ternyata hadits di atas tergolong hadits-hadits maudhu’ (palsu), didustakan atas Rasulullah r. (lebih…)