Daily Archives: April 12, 2012

Konspirasi Mencabik Kehormatan Mu’awiyah bin Abi Sufyan Ra

Abu Ismail Muhammad Rijal, Lc

Shahabat Rasulullah r adalah kaum yang telah mengorbankan harta, jiwa dan segala yang dimiliki fi sabilillah disaat kebanyakan manusia memerangi agama Allah. Sepeninggal Rasulullah r mereka tidak menghentikan langkah dalam menegakkan kalimat Allah. Pengorbanan, keberanian dan sikap kesatria terus menghiasi lembaran-lembaran tarikh.

Mengikuti jejak shahabat dan mencintai mereka adalah bagian penting aqidah dan salah satu pokok keyakinan ahlus sunnah wal jama’ah. Dengannya ummat mencapai kemuliaan dan selamat dari kesesatan. Dalam sebuah hadits Rasulullah r bersabda:

فإنه من يعش منكم فسيري اختلافا كثيرا فعليكم بسنتي وسنة الخلفاء الراشدين المهديين عضوا عليها بالنواجذ وإياكم ومحدثات الأمور فإن كل بدعة ضلالة

“Sungguh diantara kalian yang hidup sesudahku akan melihat berbagai perselisihan, maka berpegang teguhlah kalian dengan sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang diberi petunjuk. Peganglah kuat-kuat sunnah itu dengan gigi geraham dan jauhilah ajaran-ajaran yang baru (dalam agama) karena semua bid’ah adalah sesat.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, ia berkata, “Hadits ini Hasan Shahih”)

Ketika Rasulullah r bercerita tentang perpecahan ummat, beliau ditanya siapakah golongan yang selamat. Beliau menjawab dalam sabdanya:

ما انا عليه اليوم وأصحابي

“(Yaitu mereka yang berjalan pada) jalan yang aku berada di atasnya hari ini dan juga shahabat-shahabatku.”

 Imam Malik rahimahullah berkata:

لن يصلح آخر هذه الأمة إلا ما أصلح أولها

“Akhir dari umat ini tidak akan baik melainkan dengan menempuh jalan yang dengannya generasi awal (shahabat) menjadi baik.”

Musuh-musuh islam mengerti faktor kejayaan ini. Mereka faham bahwa menjadikan shahabat sebagai suri tauladan adalah pokok mendasar bagi ummat islam untuk meraih kejayaan. Maka tidaklah mengherankan jika mereka dengan gigih berusaha menjauhkan kaum muslimin dari generasi shahabat.

Segala cara ditempuh, manipulasi sejarah, celaan dan cercaan tak kunjung henti tertuju kepada sahabat-sahabat Rasul r. Makar musuh islam merusak citra shahabat telah dipraktikkan pemimpin kaum munafik di zaman Rasulullah r, Abdullah bin Ubai bin Salul. Dia menebarkan fitnah seputar tuduhan zina atas Aisyah Ra. [1]

Konspirasi menggulung kemuliaan shahabat adalah makar besar musuh-musuh islam: Yahudi, Syiah Rafidhah, Orientalis dan sekutunya. Demi Allah, tidak sedikit shahabat menjadi sasaran celaan dan caci maki termasuk shahabat Mu’awiyah bin Abi Sufyan ra.

Demikian kenyataan yang harus kita hadapi. Mereka membuat makar, kita pun harus berjuang membela kehormatan generasi mulia yang telah berjasa atas ummat ini.  Jangan berputus asa dalam menegakkan prinsip yang agung ini sesungguhnya Allah ta’ala pasti membalas makar mereka.

وَمَكَرُواْ وَمَكَرَ اللَّهُ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ

Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.Ali Imran 54

وَقَدْ مَكَرُواْ مَكْرَهُمْ وَعِندَ اللَّهِ مَكْرُهُمْ

Dan sesungguhnya mereka telah membuat makar yang besar padahal di sisi Allah-lah (balasan) makar mereka itu. . Ibrahim: 46

Kedengkian Musuh Allah Menyaksikan Kejayaan Islam

Pada masa shahabat, kekuatan daulah islamiyah kokoh di muka bumi, kekuatan politik islam dan tentara-tentara Allah ta’ala menjadi kekuatan yang sangat ditakuti. Kerajaan Romawi dan Persia pun harus bertekuk lutut di hadapan tentara-tentara Allah.  Futuhat islamiyah (perluasan wilayah-wilayah islam) tidak bisa dibendung di masa Al-Khulafa’ Ar-Rasyidin, termasuk di zaman pemerintahan Mu’awiyah bin Abi Sufyan ra yang telah memimpin kaum muslimin dengan penuh keadilan selama 20 tahun (Sejak 41 H hingga 60 H).  (lebih…)