Penyakit Hasad dan Obatnya

Hasad adalah membenci nikmat Allah yang Dia karuniakan pada orang lain atau menginginkan nikmat itu hilang dari saudaranya, atau menginginkan nikmat tersebut berpindah dari saudaranya pada dirinya.

Hasad adalah penyakit hati yang diharamkan syareat. Allah dan Rasul-Nya melarang kita dari sifat hasad sebagaimana ditunjukkan dalam banyak dalil baik  al-Quruan atau As-sunah.

Allah menyebutkan bahwa hasad adalah salah satu sifat tercela Yahudi. Mereka hasad terhadap Rasulullah Shallallohu’alaihi wasallam dan kaum mukminin. Allah berfirman:

وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ

Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Al-Baqarah: 109

Adapun dalil dari asunnah yang menunjukkan haramnya hasad adalah sabda rasulullah:

لا تحاسدوا

“Janganlah kalian saling hasad…”

Beberapa bahaya Hasad.

Apa yang dilarang syareat baik perkataan, perbuatan atau perangai pasti karena didalamnya terdapat madharat (keburukan) bagi pelakunya. Sejenak marilah kita perhatikan beberapa akibat buruk hasad:

(1) Akibat buruk pertama, orang yang hasad sesungguhnya telah terjatuh kepada ketidakridhoan kepada Allah. Seolah-olah dia berkata kepada Allah: “Ya Allah, kenapa Engkau berikan nikmat ini kepada fulan?” “Ya Allah aku benci terhadap keputusan-Mu memberikan nikmat ini kepada fulan.”

(2) Hasad membawa  pelakunya kepada dosa berikutnya yang mungkin lebih berat dari hasad. Orang yang hasad bisa melakukan apa saja demi hilangnya nikmat pada orang lain sampaipun ia membunuh saudara yang ia hasadi, seperti kisahya dua anak Adam yang tersebut dalam firman Allah:

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًا فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الآخَرِ قَالَ لأقْتُلَنَّكَ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ

Ceriterakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Kabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Kabil). Ia berkata (Kabil): “Aku pasti membunuhmu!” Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa”. Al-Maidah: 27

(3) Hasad menghalangi pelakunya dari kebenaran jika kebenaran itu datang dari orang yang dihasadi’, seperti yahudi, karena hasad mereka tolak semua keenaran yang datang dari Rasulullah shallallohu’alaihi wasallam, dalam keadaan mereka mengenal kebenaran itu.

(4) Hasad membawa dirinya terjerumus pada ghibah dan namimah  (adu domba) pada oarng yang dihasadi.

(5) Membuat hati sempit sedih dan gundah gelana.

(6) Hasad menggugurkan kebaikan kebaikan, sebagaimana diriwayatkan bahwasannya Rasulullah Shallallohu’alaihi wasallam bersabda:

إياكم و الحسد فإن الحسد يأكل الحسنات كما تأكل النار الحطب

Jauhilah hasad, karena hasad memakan kebaikan-kebaikan sebagaimana api membinasakan kayu bakar. (Hadits ini dinyatakan Dha’if oleh syaikh Muhammad Nashruddin Al-Albany).

Obat Penyakit Hasad

Orang yang mendapatkan dirinya ada sifat hasad hendaknya segera berusaha menghilangkanya dengan banyak berdoa kepada Allah, karena Dia sajalah yang memperbaiki kalbu manusia, di antara dua Jari Allah semua kalbu hamba-hamba-Nya.

Selain berdoa, hendaknya ia mengingat bahwa semua perkara ada ditangan Allah, Dia yang menakdirkan segala sesuatu penuh hikmah dan keadilan.

Diantara perkara yang juga dapat mengobati penyakit hasad, seorang harus selalu merenungkan betapa hasad memiliki bahaya yang banyak bagi pelakunya didiunia dan akherat dan tidak membahayakan bagi yang dihasadi. Wallahua’lam.

Posted on April 13, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: