Masuk Surga Karena Seekor Lalat

Soal: Shahihkan hadits tentang kisah masuk jannahnya seseorang karena seekor lalat dan masuk nerakanya seorang lainnya juga karena seekor lalat?

Jawab: Lafadz Hadits yang ditanyakan penanya adalah:

دخل الجنة رجل في ذباب ودخل النار رجل في ذباب ” قالوا : وكيف ذلك يا رسول الله ؟ قال : ” مر رجلان على قوم لهم صنم لا يجوزه أحد حتى يقرب له شيئا ، فقالوا لأحدهما قرّب ، قال : ليس عندي شيء أقرّب ، قالوا له : قرّب ولو ذبابا ، فقرّب ذبابا ، فخلوا سبيله فدخل النار ، وقالوا للآخر : قرّب ، فقال : ما كنت لأقرب لأحد شيئا دون الله – عز وجل – فضربوا عنقه فدخل الجنة

Ada seorang masuk jannah karena seekor lalat, dan seorang masuk neraka juga karena seekor lalat. Para shahabat bertanya: “Bagaimana itu terjadi wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Dahulu ada dua orang melintasi satu kaum penyembah berhala, tidak seorang pun boleh melewati kaum tersebut kecuali jika memberikan kurban kepada sang berhala. (Ketika keduanya melewati berhala) berkatalah kaum itu kepada salah satunya: “Persembahkanlah kurban!” Ia berkata: “Aku tidak memiliki sesuatupun untuk berkurban.” Mereka menjawab: Persembahkanlah walaupun seekor lalat, iapun mempersembahkan lalat dan jalannya mereka buka, dengan sebab itu ia masuk ke dalam neraka. Adapun orang kedua, ketika kaum tersebut berkata: “Persembahkanlah !” Ia hanya menjawab: “Aku tidak akan sudi memberikan persembahan kepada siapapun selain untuk Allah Ta’ala.” Mereka pun membunuhnya, dan ia masuk ke dalam jannah…

Hadits ini shahih secara mauquf dari Thariq bin Syihab dari Salman Al-Farisy Radhiyallahu’anhu sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam kitabnya Az-Zuhd hal. 25, juga diriwayatkan Al-Imam Abu Nu’aim Al-Ashbahani dalam Hilyatul Auliya (1/203).

Adapun penyandaran riwayat ini secara riwayat marfu’ dari Rasulullah Shallallohu’alaihi wa sallam tidak shahih, wallahua’lam.

Posted on Mei 2, 2012, in Fiqh - Tanya Jawab Fiqh. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: