Keluar Mani Suami setelah mandi

Soal:

Terkadang keluar dari farji seorang wanita air mani suaminya seusai mandi janabah. Apa yang seharusnya dia lakukan ?

Jawab:

Dia tidak mengulang mandinya.

Yang seyogyanya dilakukan oleh seorang wanita (selepas jimak) adalah menanti sebentar untuk mandi (agar air mani suami keluar).

Apabila mani masih saja keluar sesudah mandi, tidak ada kewajiban baginya mengulang mandi janabah, namun dia harus mengulangi wudhu, karena keluarnya sesuatu dari dua jalan (qubul dan dubur) membatalkan wudhu.

Keluarnya mani yang mewajibkan mandi janabah adalah mani yang keluar memancar diiringi dengan syahwat. Syarah Sunan Abu Dawud (2/360)

Posted on Juli 4, 2012, in Fiqh - Fatawa Syaikh Al-Abbad and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Komentar ditutup.