Wanita safar dengan wanita lain yang bermahrom

Soal: Bolehkah seorang wanita safar tanpa mahrom, namun bersama wanita lain yang safar bersama mahrom ?

Jawab: Laki-laki tersebut hanyalah marom salah satu dari keduanya, bukan mahrom bagi wanita lainnya.

Demikian pula wanita tidak bisa menjadi mahrom untuk wanita lainnya, namun yang dikatakan mahrom adalah suaminya dan atau orang-orang yang diharamkan menikah dengannya selama-lamanya dari mahrom karena nasab (ayahnya, kakeknya, anak laki-lakinya, atau saudara kandungnya) atau karena sebab pernikahan (seperti bapak mertua) inilah mahrom wanita.

Rasulullah bersabda:

لا يحل لامرأة تؤمن بالله واليوم الآخر أن تسافر إلا مع ذي محرم

“Tidak halal bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir melakukan safar kecuali bersama dengan mahromnya.”

Wanita tidak boleh safar bersama wanita lain yang memiliki mahrom karena mahrom teman wanitanya bukan mahrom untuk dirinya, dia hanyalah boleh safar jika bersama mahromnya, bukan mahrom orang lain. Syarah Sunan Abi Dawud (2/140)

Posted on Juli 8, 2012, in Fiqh - Fatawa Syaikh Al-Abbad. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Komentar ditutup.