Mayat Baligh Belum Sunat (Khitan), Haruskah Dikhitan?

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Bazz dalam risalahnya  Ad-Durus Al-Muhimmah li ‘ammatil Ummah hal 25 menjelaskan tentang mayyit apakah perlu disisir, dirapikan (mencukur) kumisnya, dibersihkan bulu ketiak  dan bulu kemaluannya, dan haruskah dikhitan jika belum dikhitan ?

Beliau menjelaskan tidak mengapa apabila memotong kumis dan kuku ditinggalkan.

Tidak perlu menyisir rambut, atau mencukur bulu kemaluan, tidak pula mengkhitannya karena tidak ada dalil yang menunjukkan hal ini. Allahua’lam.

 Baca Artikel Terkait: (1) Pemuda umur 30 tahun belum sunat bagaimana?. 

(2)Hukum Makanan acara khitanan

About salafartikel

bismillah

Posted on Januari 3, 2013, in Fiqh - Tanya Jawab Fiqh. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Komentar ditutup.