Langkah Penting Reparasi Sederhana Lampu Hemat Energi

Alat dan bahan, :

  1. siapkan lampu-lampu bekas/ yang telah rusak, jika perlu sebanyak mungkin, minta saja pada sodara, teman atau tetangga
  2. pastikan anda punya obeng (-) untuk mencongkel.
  3. Timah dan solder.
  4. AVO meter jika ingin tingkat keberhasilannya tinggi.
  5. isolatip atau lem bakar

Keselamatan kerja,,,

  1. pakai kacamata untuk melindungi mata anda dari hal-hal yang tidak diinginkan, (lebih baik mencegah daripada mengobati),
  2. pakai sarung tangan dan sepatu plus masker.

Langkah kerja.

  1. pisahkan lampu hemat energi anda berdasarkan besarnya WATT (daya) misalnya 15 watt, 18 watt dst. perbedaan merek tidak jadi masalah.
  2. setelah itu siapkan obeng (-). teori dasarnya dalah bahwa lampu hemat energi terbagi menjadi dua bagian, pertama bagian rangkaian, dan kedua bagian tabung,,,, congkel lah bagian sambuangan yang menghubungkan keduanya seperti gambar di bawh ini,,,
  3. hati-hati ketika mencongkel,, direkomendasikan untuk menggunaka sarung tangan,, karena jika salh bisa melukai tangan anda,,, *catatan : congkel dengan hati-hati agar tabung tidak pecah dan kabel tidak terputus,,
  4. perhatikan dengan seksama rangkaiannya,, lihat gambar
    dari rangkaian di atas ada 4 sambungan dari rangkaian yang terhubung dengan tabung lampu,,
  5. Jika sudah maka langkah selanjutnya melakukan pengetesan apakah tabung lampu masih baik atau sudah rusak,, caranya dengan menggunakan AVO mete atau multi meter,,,
    -atur multimeter pada ukuran terkecil OHM meter lalu tempelkan kedua ujung kabel multimeter pada P1 dan P2, jika ada pergerakan itu pertanda baik,, lakukan hal yang sama pada P3 dan P4, jika P3 dan P4 juga menunjukan pergerakan, atau menunjukan nilai tertentu maka itu artinya tabung lampu masih baik,,, dengan kata lain kita dapat memvonis bahwa  bagian yang rusak pada lampu tersebut adalah bagian rangkaian,,,


Jk tidak punya multi meter bagaimana?”lakukan pengamatan saja,, perhatikan tabung lampu,, jika sudah ada lingkaran hitam pada salah satu bagian tabungnya kita bisa memponis bahwa tabung itu rusak,,,, trus pehatikan bagian rangkaian,, jika rangkaian ada yang gosong atau terlihat seperti ada cairan berwarna putih yang keluar pada trafo (komponen berbentuk kotak yang terdiri dari lilitan kabel tembaga kecil “pada gambar di atas yaitu bagian yang berwarna kuning”) itu berarti rangkaiyan sudah rusak,, dan kemungkinan tabung lampu masih bagus,,, misal jika kita sudah melakukan pengetesan dan mendapatkan bahwa tabung lampu masih baik,,,, jika demikian,, lepas sambungan kabel tabung lampu yang menyambung dengan rangkaian secara hati2, jangan sampai kabel sambungannya putus dan buang bagian rangkaiannya,,

  • kemudian lakukan lagkah 1-4 pada lampu yang lainnya hinga kita mendapatkan rangkaian yang masih baik,, misal pada pengetesan lampu 2 ternyata tabung sudah rusak (berdasarkan langkah 4) maka bisa kita ponis bahwa rangkaian masih bagus,,, buang bagian tabungnya,,,
  • nah sekarang kita punya dua bagian yang masih bagus,, yang satu bagian tanung dan yang satu bagian rangkaiannya,, tinggal di sambungkan deh keduanya,,, (catatan : ketika melakukan penyambungan pastikan tidak ada kabel yang menyambung atau menyatu contoh bagian P1 dan P2 atau P3 dan P4,,, kenapa?????? karena jika tersambung maka lampu akan menyala ketika di coba namun hanya akan bertahan 24 jam sajah.
    setelah di sambungkan maka lakukan uji coba,,,, tutup/ sambungkan kedua bagian tadi hingga seperti lampu baru semula lalu beri solatip agar tidak lepas,, dan cobalah pasangkan.

 

About salafartikel

bismillah

Posted on April 22, 2013, in Inspirasi Ma'isyah. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: