Tanah Dibagi berdasar Luas atau Harga Dalam Warisan ? Sikap jika Ada Ahli Waris Yang Menolak Pemberian Waris ?

Dalam kunjungan Syaikh Utsman As-Salimi Adz-Dzamari, Mei 2013 kita tanyakan kepada beliau beberapa pertanyaan diantaranya dua pertanyaan tentang faroidh (ilmu pembagian waris). Berikut pertanyaan dan jawaban beliau hafidzahullah.

Soal 1:

Syaikh, sebagaimana dimaklumi bahwa harga tanah tidak sama ditinjau dari posisinya. Misal harga tanah di pinggir jalan besar lebih mahal daripada tanah di pedalaman. Seandainya seorang meninggal dunia dengan harta waris berupa beberapa bidang tanah yang memiliki harga berbeda, apakah dalam membaginya kita melihat ukuran luas tanah atau harga tanah?

Jawab:

Dalam pembagiannya dilihat sesuai dengan harga tanah. (Yakni boleh jadi seorang laki-laki mendapatkan ukuran tanah yang lebih sempit dari tanah yang diberikan untuk wanita, namun berdasarkan konversi harga harga tanah untuk anak laki-laki dua kali lipat harga tanah yang diberikan kepada anak wanita) Allahu a’lam.

Soal 2:

Dalam sebuah kasus seorang mati meninggalkan istri, satu anak laki-laki, satu anak wanita, ibu dan bapak. Ketika harta hendak dibagikan sesuai dengan syareat yaitu untuk istri 1/8, ibu 1/6 bapak 1/6 dan sisanya diperuntukkan untuk dua anak lelaki dan wanita dengan perbandingan 2:1, ternyata ibu, bapak, istri dan anak wanita tidak mau mengambilnya, semua meberikan kepada si anak laki-laki. Bolehkah bagi si anak laki-laki menyetujui kehendak mereka ?

Jawab:

Jika memang demikian tidak mengapa. Namun hendaknya apa yang mereka inginkan dicatat dengan adanya saksi untuk menghindarkan hal-hal tidak baik yang mungkin terjadi di belakang hari. Allahu a’lam.

About salafartikel

bismillah

Posted on Agustus 20, 2013, in Fiqh - Tanya Jawab Fiqh and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: