MTA Ahlus Sunnah Atau Ahlul Bid’ah? Diskusi Menyingkap Jatidiri MTA, A.Sukino

Soal: Bismillaah, afwan ustadz, majlis tafsir Al-Quran (MTA), apa salafy?

Jawab:

MTA bukan ahlus sunnah wal jamaah, mereka bukan salafy. Ahlus sunnah wal jamaah (salafy) adalah orang-orang yang mengagungkan sunnah Rasulullah shallallohu’alaihi wasallam sementara MTA, betapa banyak pengingkaran mereka terhadap hadits-hadits Rasulullah saw. Sebagaimana MTA juga banyak menyimpang dalam pokok-pokok keyakinan ahlus sunnah wal jamaah.

Diantara penyimpangan MTA dalam masalah aqidah, mereka mengingkari ru`yatullah (melihat Allah di akherat bagi kaum mukminin) padahal hadits-hadits tentang melihat Allah mencapai derajat mutawatir, lebih dari tigapuluh shahabat meriwayatkannya. Shahabat Jarir bin AbdillahRadhiallahu’anhu dalam riwayat Al-Bukhari dan Muslim berkata:

كُنَّا جُلُوسًا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ نَظَرَ إِلَى الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ فَقَالَ أَمَا إِنَّكُمْ سَتَرَوْنَ رَبَّكُمْ كَمَا تَرَوْنَ هَذَا الْقَمَرَ لاَ تُضَامُّونَ فِي رُؤْيَتِهِ

Ketika kami sedang bermajelis bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam, tiba-tiba beliau memandang bulan purnama, seraya bersabda: “Sesungguhnya kalian akan dapat melihat Rabb kalian sebagaimana kalian melihat bulan purnama ini, dan kalian tidak berdesak-desakkan ketika melihat-Nya.

Diatas keyakinan inilah seluruh para shahabat, tabi’in, atbaut-tabi’in dan seluruh imam Ahlus Sunnah Wal Jamaah seperti Imam Malik, Asy-Syafi’i, Ahmad bin Hanbal, Al Bukhari, Al-Auza’I dan ulama ahlus sunnah seluruhnya.

Dalam menafsirkan Al-Quran pun MTA tidak menggunakan metode ahlus sunnah wal jamaah dalam tafsir, tidak dibekali ilmu hadits, tidak dibekali pemahaman ahlus sunnah dalam tafsir, mereka lebih mengedepankan akal.

Mereka juga memiliki bai’at bid’ah, diatas baiat itu mereka membangun Al-Wala wal Baro’. Wal hasil, jalan mereka menyelisihi jalan ahlus sunnah wal jama’ah. Dan penyimpangan-penyimpangan lain yang telah menyimpang dari jalan Ahlus sunnah wal jama’ah, Allahul musta’an.

(Dipersilahkan bagi kaum muslimin memberikan masukan, sanggahan, atau informasi tentang MTA semoga semakin memberikan pencerahan kepada kaum muslimin tentang hakekat kelompok baru yang menyimpang dari jalan Ahlus sunnah wal jama’ah, teriring doa semoga Allah senantiasa memberikan hidayah kepada kita dan saudara-saudara kita Amin)

About salafartikel

bismillah

Posted on September 6, 2013, in Fiqh - Tanya Jawab Fiqh and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 14 Komentar.

  1. dari dulu ribut itu2 sja, apa gak bosan?

  2. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Barangsiapa melihat kemungkaran maka rubahlah dengan tanganmu,,jika engkau tidak kuasa rubahlah dengan lisanmu, jika engkau tidak kuasa rubahlah dengan hatimu, dan itu adalaj selemah-lemah iman.”

    Hadits yang mulia ini menunjukkan disyareatkannya seorang muslim untuk merubah kemungkaran sesuai dengan kemampuan yang ia miliki. Sebagaimana hadits ini juga menunjukkan betapa pentingnya amar ma’ruf nahi munkar.

    Allah ta’ala berfirman yang maknanya:
    Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. Ali Imran: 104

    Saudara Abdurrahim tentu mengimani firman Allah dan sabda Rasulullah shallallohu’alaihi wasallam tentang perintah menegakkan amar makruf nahi munkar. diatas

    Maka tidak sepantasnya memberikan komentar kepada orang yang meningkari kemungkaran dengan perkataan: Dari dulu itu saja yang diurusi apa tidak bosan !

    Apakah anda tega mengatakan itu kepada Rasulullah dan Para shahabat yang selalu hidup dalam amar makruf nahi munkar: Saya yakin juga tidak.

    Maka berbaik sangkalah kepada saudara anda yang menginginkan kebaikan, menyampaikan nasehat kepada umat tentang kesesatan sebuah keyakinan atau ajaran, tentang penyimpangan suatu kelompok terhadap Al-Quran atau As-Sunnah. JIka memang ada sanggahan ilmiyyah sampaikanlah dengan dalil-dalil yang dapat dipertanggungjawabkan di sisi Allah. Barokallohufikum, semoga Allah memberkahi anda.

  3. bila ingin tau tentang mta silahkan datang ke pusatnya, jgn cuma copas artikel dari orang lain. Andai saja kami memberikan jawaban 1 ayat dan 1 hadist, maka akan kamu sanggah dgn puluhan dalil dan tlisan2 yg panjang. Biar yg membca agak bingung. Itulah ciri2 orang yg ahli debat.

  4. Untuk mengetahui kesesatan suatu kelompok atau pemikiran, tidak harus datang ke pusat kelompok tersebut. Menjauhi tempat-tempat kesesatan adalah perkara yang diajarkan Rasulullah shallalohu’alaihi wasallam dan demikianlah diamalkan para ulama salaf.
    Sebagai contoh, Anda tentu yakin kesesatan ahlul kitab, apakah sebuah keharusan bagi anda untuk mendatangi gereja dan mengikuti kebaktian untuk mengetahui kesesatannya?
    Tentu tidak bukan?
    Cukuplah dalil Al–Qurandan As-Sunnah sebagai dalil kekufuran ahlul kitab.
    Demikian pula kesesatan MTA, kajian-kajian MTA bisa dilihat, didengar dan di download. Dai-dai MTA yang bertaubat serta meninggalkan MTA juga cukup abnyak untuk diminta keterangan.
    Agar tidak berkepanjangan, mungkin antum memiliki sanggahan atas apa yang kami Copas terkait dengan akidah MTA yang jauh dari jalan para shahabat dan ulama ahlus sunnah wal jamaah. jika anda memang berada diatas akidah yang haq tentu akan segera mendatangkan dalilnya,

  5. Allah berfirman dalam QS.Al-Baqarah [2] : 213
    “Manusia itu adalah umat yang satu. (Setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para nabi sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab dengan benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Tidaklah berselisih tentang Kitab itu melainkan orang yang telah didatangkan kepada mereka Kitab, yaitu setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, karena dengki antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkan itu dengan kehendak-Nya. Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.”

  6. karena setiap kelompok merasa yang paling benar akhirnya jadi bingung. Aswaja nuding wahabi sesat, wahabi berkata ini itu, belum lagi salafy mengatakan ini itu. lha kriteria orang islam yg benar itu menurut siapa?

  7. Lebih baik diadakan dialog saja, nanti akan keliahatan kebodohannya. Tapi saya menjamin pihak MTA pasti tidak mau diajak dialog, sebab pimpinannya sudah mengatakan di setiap pengajiannya demikain pernyataannya ” AGAMA TIDAK UNTUK DIPERDEBATKAN”.

  8. Seseorang yang berusaha agar orang-orang mukmin saling membenci dan saling mendengki antara sesamanya dengan hasutan-hasutannya.

    Menghasut, mengadu domba, atau memprovokasi, dalam Islam disebut namimah.

    Nabi SAW bersabda maksudnya : ”Sesungguhnya, orang-orang yang suka menghasut tidak akan masuk syurga.” (Hadis Riwayat Bukhari-Muslim).

    Hakikat namimah ialah menyebarkan rahsia, mengadu domba dan mengumpat. Tidak seharusnya setiap keadaan yang tak disukai disampaikan ke orang lain, kecuali jika ditujukan untuk kemaslahatan kaum muslimin atau menolak kemaksiatan, seperti kesaksian di pengadilan.

    Selain ancaman tidak masuk syurga, penghasut dikecam sebagai manusia paling buruk perilakunya. Nabi SAW bersabda maksudnya : ”Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang orang yang paling buruk perilakunya di antara kalian? Yaitu, orang yang berjalan di atas muka bumi seraya menghasut, yang merosak di antara orang-orang yang tadinya saling mencintai, dan hanya ingin memceritakan aib orang-orang yang tidak bersalah.” (Hadis Riwayat Ahmad).

    Menghasut sangat berbahaya jika dibiarkan berlaku di dalam kehidupan sosial.

    Pertama, munculnya benih saling mencurigai di antara sesama muslim.

    Kedua, jatuhnya nama baik dan martabat seseorang.

    Ketiga, terciptanya kekacauan, ketakstabilan, dan ketidakharmonian dalam hubungan sosial.

    Rasulullah SAW mengecam orang-orang munafik di Madinah kerana perilaku kotornya yang suka menghasut ketika baginda berhijrah. Kebiasaan menghasut sepertinya sudah menjalar dan meluas di negeri kita pada masa ini. Melahirkan banyak bloger-bloger politik yang tidak bermoral dan sanggup menabur fitnah, maki hamun dan memecahbelahkan perpaduan umat Islam.

    Nabi SAW bersabda maksudnya : “Tidak ada dosa yang lebih layak dipercepat hukumannya di dunia, dan apa yang dipersiapkan Allah baginya di akhirat daripada tindakan kezaliman dan memutuskan hubungan silaturrahim”. (Hadis Riwayat Ibnu Majah dan Tarmizi)

    Dari Abi Hurairah r.a, dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam baginda bersabda : “Seorang muslim adalah seorang yang apabila orang lain terselamat daripada lidahnya dan tangannya dan seorang mukmin adalah seorang yang apabila orang lain merasa aman daripadanya terhadap jiwa dan harta benda mereka”. (Hadis Riwayat an-Nasaie)

    Oleh itu jauhilah daripada segala bentuk perbuatan, percakapan, tulisan dan amalan yang suka memecahbelahkan perpaduan umat Islam dengan memutuskan silaturahim, mengadu domba, menghasut, memfitnah, mengumpat dan menimbulkan permusuhan bukan sahaja mendapat dosa besar tetapi akan mendapat laknat Allah SWT dan tidak akan mencium bau syurga.

  9. Jazakumulloh khoiron atas nasehat yang antum sampaikan semoga Allah memberikan kebaikan kepada kita semua.

    Kami baca dari kitab-kitab para ulama ahlussunnah wal jamaah dan juga kami dapatkan dari guru-guru kami, tentang sebuah kemungkaran yang menyebar luas, dimana setiap orang mengetahui kemungkaran tersebut dan pelakunya. Seperti misalnya kemungkaran yang ada pada sekte Ahmadiyah, Syiah Rafidhah, atau yang lain termasuk juga pemikiran-peikiran MTA yang menyebar luas,

    Apakah diamnya kita dari membongkar kesesatan-kesesatan yang memang telah terbukti kemungkarannya dan penyelisihannya terhadap pokok-pokok ahlussunnah wal jamaah termasuk kemaslahatan ?

    Dan apakah menasehati umat dan membongkar kesesatan tersebut termasuk bentuk gjibah yang dilarang?

    Para ulama ahlul hadits seperti Al-Bukhari, Muslim temasuk didalamnya Imam Malik, Imam Asy-Syafi’i, Imam Ahmad serta ulama-ulama hadits yang tidak bisa kita sebutkan disini, dalam perjalanan hidup mereka, mereka bongkar kejelekan-kejelekan para rawi dan kedustaan mereka atas nama Rasul, bahkan dibuatlah kitab-kitab khusus yang menyebutkan nama-nama para pendusta hadits dan semisalnya, bahkan semua itu disebarkan ke seluruh penjuru negeri.

    Apakah yang demikian itu termasuk ghibah yang diharamkan ?
    Para ulama bersepakat bahwa yang demikian diperbolehkan (bahkan membongkar dan menyebarluaskan kedustaan perawi hukumnya wajib) karena maslahat tidak mungkin dicapai kecuali dengan menyebarkan kejelekan dan aib mereka, dengan itulah islam terus murni terjaga, terpisahlah antara yang hak dan batil terpilah pula antara hadits yang shahih dan hadits yang palsu.

    MTA, dalam perkembangannya demikian masyhur. Melalui jaringan radio atau media lain MTA dikenal khalayak, dengan mudah pula pemikiran-pemikiran mereka dibaca diadopsi dan diyakini.

    Dalam kondisi seperti ini bukan sebuah maslahat kalau kita diam terhadap kemungkaran yang ada di dalamnya terlebih kemungkaran itu terkait dengan pokok keyakinan ahlussunnah wal jamaah sebagaimana contoh yang kita sebutkan tentang penolakan mereka terhadap hadits mutawatir.
    Kesalahan tersebut menyebar, maka nasehat kepada umat pun harus disebar. Adapun jika saudara-saudara kita di MTA tidak sepakat dengan sebuah nasehat, tentunya diskusi ilmiyyah sangat diharapkan oleh umat, adakah keyakinan mereka yang menyimpang dengan pokok-pokok ahlus sunnah wal jamaah memiliki dalil dan pegangan yang kokoh ?

    semoga Allah mudahkan kaum muslimin kembali kepada Al-Kitab dan As-Sunnah dengan pemahaman yang Allah dan Rasul-Nya kehendaki. Amin.

  10. Pengikut MTA kalau membela matian-matian, padahal mereka itu hanya ikut-ikutan tidak tahu malah agamanya juga masih lemah. Sedangkan Pimpinannya diajak dialog penulis buku”MELURUSKAN DOKTRIN MTA Kritik atas Dakwah Majelis Tafsir Al-Qur’an do Solo” Bpk. Nur Hidayat Muhammd tidak mau. Masya Alloh

  11. sudah banyak bukti penyimoangan MTA baik yg dpt di expose scr nyata maupun dari sumber2 para anggota anngota MTA di berbagai daerah yg berbeda mayoritas aqidahnya menyimpang namun sulit diberi nasehat masukan.

  12. hanya alloh yg tau siapa yg benar
    yg pasti satu tujuan muslim harus kuat dan bersatu

  13. MTA YANG DIPIMPIN A SUKINO SANGAT DANGKAL DALAM ILMU AGAMA SEHINGGA BANYAK HUKUM DAN DALIL YANG TDK DIKUASAHI, SAYANG ORANG YANG JADI PENGIKUTNYA HAMPIR SEMUA ORANG2 YANG BELUM PUNYA LANDASAN ILMU YANG BANYAK ALIAS MASIH ORANG2 ISLAM ABANGAN. MERASA TERTARIK DENGAN SISTEM PENGAJIAN YANG TANYA JAWAB MEREKA MERASA MENYELESAIKAN SEMUA YANG DIA BELUM PAHAMI TENTANG AGAMA. WALAUPUN JAWABAN A SUKINO BANYAK YANG TIDAK BENAR. DALAM MENJAWAB SERINGKALI MERANGKAIKAN DALILI 2 YANG TDK SAMBUNG TAPI DISAMBUNG2KAN. TANPA DIDUKUNG ILMU HADIST YANG MENJADI PENJELASAN DETAIL DAN BENAR TENTANG HUKUM AGAMA. BANYAK YANG DI RO’YU ( DG PENDAPAT AKAL DAN LOGIKA VERSI A SUKINO SENDIRI) PARAH!!! A SUKINO PERLU BELAJAR TENTANG ILMU TAFSIR DAN AL HADIST BARANG 5 TAHUN ATAU KALAU PERLU BELAJAR DULU DI MEKAH 5 TAHUN, BIAR TIDAK MENYESATKAN UMATNYA.

  14. Diantara kesesatan MTA adalah bai’at yang ada pada kelompok ini. Bagi para pengikut yang sudah tampak loyal, diwajibkan bai’at. Adapun mereka yang diluar kelompok MTA dan tidak berbai’at kepada MTA apabila mati, mati dalam keadaan jahiliyah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: