QIYAMULLAIL; keutamaan shalat lail, shalat malam agar selamat dari kelalaian

Soal:

Benarkah membaca Quran dalam shalat malam akan dibebaskan dari kelalaian ?

Jawab:

Telah diriwayatkan dalam sebuah hadits bahwa Rasulullah shallalohu’alaihi wasallam bersabda:

من قام بعشر آيات لم يكتب من الغافلين و من قام بمائة آية كتب من القانتين و من قرأ بألف آية كتب من المقنطرين

Barangsiapa berdiri (shalat) membaca sepuluh ayat dia tidak dicatat sebagai orang-orang yang lalai, barangsiapa berdiri (shalat) membaca seratus ayat dicatat sebagai qanitin (orang yang tekun dalam beribadah), barangsiapa membaca seribu ayat maka dia tercatat sebagai muqantarin (orang yang meraih banyak kemenangan dan kebaikan).

Tentang derajat Hadits ini terjadi perbedaan pendapat dikalangan ulama. Sebagian mereka melemahkannya dan sebagian lain menghasankannya. Diantara yang menguatkan hadits ini adalah Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah.

Hadits ini dikeluarkan oleh Abu Dawud (1/221), Ibnu Huzaimah (1/125), Ibnu Hibban (662) Ibnu sunni (697). Dari Shahabat Amr bin Al-Ash dan dishahihkan AL-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah  (2/244).

Dzahir dari hadits di atas adalah keutamaan membaca ayat di dalam shalat malam. Namun seandainya seorang membaca di luar shalat tidak diragukan dia juga mendapatkan keutamaan yang besar walaupun dibawah keutamaan orang yang membacanya dalam shalat. Allahua’lam.

أ

About salafartikel

bismillah

Posted on November 5, 2013, in Fiqh - Tanya Jawab Fiqh. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: