Pustaka Ibnul Jazari
بسم الله الرحمن الرحيم
Pustaka Ibnul Jazari didirikan pada Juni 2009 M, Jumadats Tsaniyah 1430 H. Ibnul Jazari adalah nama seorang ulama terkemuka madzhab Syafi’i dalam bidang Qiroah. Al-Imam Al-Hafidz Muhammad bin Muhammad Ibnul Jazari, hidup di pertengahan abad sembilan hijriyah dan wafat di tahun 883 H. Diantara karya beliau dalam ilmu tajwid adalah “Al-Mandzumah Al-Jazariyah”. Buku ini kami jadikan salah satu referensi penulisan Buku Kami pertama: AISAR.
Dengan segala kekurangan, sebagai penerbit baru kami berusaha memberikan sedikit manfaat kepada kaum muslimin, dan Alhamdulillah, Allah mudahkan penerbitan buku “AISAR.” pada bulan Juni 2009 M bertepatan dengan bulan Jumadats Tsaniyah 1430 H, Dengan judul saat itu (sebelum revisi):
Min Aisari Thariqatin Li tartili Al-Qira`ah
“AISAR”
Penuntun Sistematis mentartilkan bacaan Al-Qur`anul Karim.
Alhamdulillah, sejak penerbitannya yang pertama, hingga cetakan ketujuh belas Oktober 2015 M/Muharram 1437 H, AISAR telah tersebar di tengah kaum muslimin di indonesia, tidak lain semua itu hanyalah keutamaan dari Allah Subhanahu wata’ala. Semoga AISAR dan buku-buku terbitan kami lainnya dapat membantu kaum muslimin dalam mentartilkan bacaan Al-Qur’an dan menambah khazanah ilmu syareat yang bermanfaat.
Semoga Allah mudahkan langkah kita bersama untuk menebarkan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah Shallallohu’alaihi wasallam dengan pemahaman salaful Ummah di tengah badai fitnah di akhir zaman. Amin.
Anda Ingin Belajar Tajwid, ILmu Faraidh, ILmu Shorof ??
Bergabunglah dengan Channel-channel Telegram berikut:
Http://Telegram.me/qiroahku
Http://Telegram.me/AISARibnuljazari
Http://Telegram.me/ibnuljazari
Http://Telegram.me/Faraaidh
_______ segera bergabung dan dapatkan faedah-faedahnya
Jangan Anda Lewatkan Artikel-artikel berikut:
Kontroversi Sosok Abdullah bin Saba’ Al-Yahudi – Makar Syiah dalam Tarikh Islam
Amirul Mukminin, Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu Tauladan Memegang Sunnah
Menikah dengan Jin Muslimah !!!
Konspirasi Mencabik Kehormatan Shahabat Mu’awiyah bin Abi Sufyan Radhiyallohu’anhu



