Peringatan Ummat Dari Jalan-Jalan Musuh-musuh Islam mengolok-olok Agama

Ma’asyirol Muslimin,

Islam adalah agama yang sempurna. Semua ajarannya adalah keindahan dan kesempurnaan. Maslahat-maslahat dunia dan kebaikan-kebaikan akherat tidaklah dicapai kecuali dengan berpegang teguh dengan Islam.

Inilah yang membuat musuh-musuh islam dengki. Kedengkian itu mereka wujudkan dengan berbagai upaya mencoreng keindahan islam.

Kapan saja mereka mendapatkan celah untuk mencoreng islam mereka lakukan. Tentu dengan berbagai tuduhan-tuduhan. Beberapa syareat islam pun dimunculkan muntuk dijadikan bahan perdebatan dan olok-olok. Syareat Qishash, Poligamy, Jihad dan syareat-syareat lain disudutkan.

Ma’asyirol Muslimin.

Seorang mukmin yang kokoh di atas ilmu dan keyakinan, dengan izin Allah segera menepis sekian banyak kerancuan. Namun, yang sangat mengkhawatirkan, ketika syubhat-syubhat musuh-musuh islam menimpa kaum muslimin yang masih awam terhadap islam. Boleh jadi mereka terbawa arus menyudutkan islam, bahkan mengolok-olok Allah, Rasul-Nya atau ayat-ayat-Nya.

Orang-orang yahudi dan nasrani tidak akan ridho kepada kaum muslimin hingga mereka mengikuti milah yahudi dan Nasrani, sebagaimana Allah firmankan.

Berbagai upaya mereka lakukan untuk menjauhkan umat islam dari agama-Nya, bila perlu memunculkan keraguan akan keindahan islam hingga tidak sedikit seorang muslim mencibir syareat islam.

Ketahuilah wahai kaum muslimin.

Mengolok-olok agama adalah dosa besar. Dan sungguh Akibat mereka yang mengolok-olok agama akan dirasakan di dunia dan di akherat.

Allah hukumi mereka yang mengolok-olok Allah, Rasul-Nya dan Kitab-Nya sebagai orang-orang kafir. Allah berfirman:

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ لا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. At-Taubah 65-66

Ma’asyirol Muslimin,

Mereka yang mengolok-olok syareat dikhawatirkan turun atasnya Adzab di dunia sebelum mereka merasakan hukuman pedih di akherat. Mari kita renungkan beberapa contoh adzab yang Allah timpakan pada mereka yang mengolok-olok islam.

Diriwayatkan dalam Shahih Muslim. Di zaman Rasulullah shallallohu’alaihi wasallam, seorang makan dengan tangan kirinya. Rasulullah saw menghampiri dan menegurnya dengan lembut. Beliau perintahkan sang pemuda makan dengann tangan kanan dan tidak menggunakan tangan kiri. Dengan keangkuhan dia menjawab: Aku tidak bisa ! Seketika itu adzab Allah menimpa sang pemuda. Tangannya lumpuh tidak mampu ia angkat.

Ibnu Katsir dalam kitab-Nya Al-Bidayah wan Nihayah, mengisahkan seorang yang mengolok-olok sunnah bersiwak dengan memasukkan siwak ke dalam duburnya. Tidak lama kemudian perutnya membesar seperti seorang yang hamil hingga di suatu hari keluar dali duburnya sejenis hewan yang menyebebkan robeknya dubur dan kematiannya.

Diriwayatkan pula seorang yang menghinakan majelis ilmu dengan membuat terompah dibawahnya paku-paku. Ia berjingkrak-jingkrak di sekitar majelis ilmu mengolok-olok sabda Rasulullah tentang datangnya malaikat-malaikat Allah di majelis ilmu mereka letakkan sayap-sayap sebagai bentuk keridhoan akan apa yang dilakukan kaum muslimin menuntut ilmu. Laki-laki ini ingin menginjak-injak sayap malaikat !!! Tidak lama kemudian kaki orang inni lumpuh.

KHUTBAH KEDUA

Uslub/metode musuh-musuh islam di zaman kita menebarkan berbagai tuduhan miring tentang islam hingga sebagian kaum muslimin terbawa arus mereka sesungguhnya metode lama yang telah dipakai musyrikin quraisy terhadap Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam.

Mereka yakin kebenaran dakwah Rasulullah shallallohu’alaihi wasallam. Namun karena hasad mereka terbarkan berbagai tuduhan dusta. Rasulullah mereka katakana sebagai penyihir, orang gila dan berbagai macam tuduhan.

Itrulah sunnatullah. Namun Agama islam akan terus menang merkipun orang-orang kafir membencinya.

(Intisari Khutbah Jumat, 26 April 2013 di Masjid Nurul Huda, Jl. Laban, Kebon Manis Cilacap)

 

About salafartikel

bismillah

Posted on April 28, 2013, in Khutbah Jumat Abu Ismail and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: