Tiga Pokok Keberuntungan (Hakekat Kesuksesan)

Diriwayatkan dalam sebuah hadits, Rasulullah saw bersabda:

قد أفلح من أسلَمَ ورُزقَ كفافا وقَنّعَهُ اللّهُ بما آتاهُ  

Sungguh telah beruntung seorang yang memeluk islam, diberi rizki cukup dan Allah jadikan ia qanaah atas apa yang Allah anugrahkan padanya.

Sabda Rasulullah saw ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahihnya dari shahabat Abdullah bin Umar bin Al-Khaththab Ra

Menilai kebahagiaan dan kesuksesan hidup memang harus dibimbing dengan wahyu ilahi. Dengan tegas Rasulullah menetapkan dalam sabdanya bahwa siapa yang Allah anugerahi tiga perkara sungguh dia telah meraih “Al-Falah” (keberuntungan).

Islam, modal utama kehidupan yang baik.

Islam adalah pokok kebahagiaan, Allah berfirman:

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. An-Nahl: 97

Tanpa islam, semua amalan tiada berarti. Allah jadikan amalan musyrikin bagaikan debu yang berterbangan, tiada guna.

وَقَدِمْنَا إِلَى مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا

Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan. Al-Furqon: 23

Banyaklah bersyukur atas nikmat islam wahai saudaraku. Betapa banyak manusia tersesat, terjerumus dalam jurang kekufuran, Sementara Allah melapangkan dada-dada kita untuk menerima islam. Wahai Dzat Yang membolak-balikkan kalbu kokohkanlah kami di atas agama-Mu.

Rizki yang cukup.

Sifat kedua orang-orang yang beruntung adalah mereka yang mendapatkan rizki yang cukup sebagaimana Rasulullah saw sabdakan dalam hadits diatas.

Rizki yang cukup bukan maknanya kaya raya, namun yang dimaksud adalah rizki yang halal, rizki yang cukup untuk menegakkan tulang ini mengarungi hidup menunaikan ibadah kepada Allah ta’ala, dan  rizki yang menjadikan seorang tidak meminta-minta, tidak mengharap belas kasihan manusia. Allahu a’lam.

Untuk meraihnya tentulah seorang mukmin harus berupaya menempuh sebab-sebab yang bermanfaat, memilih jalan-jalan rizki yang halal dengan selalu memohon kepada Allah bantuan dan kemudahan. Sebagaimana rasulullah saw selalu memohon kepada Allah:

اللهم إني أسألك علما نافعا و رزقا طيبا و عملا متقبلا

“Ya Allah, aku memohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amalan yang diterima.”

Qana’ah kunci kebahagiaan

Qana’ah, inilah sifat ketiga orang-orang yang beruntung. Qana’ah adalah bersyukur dan ridho dengan pembagian Allah. Tidak sedikitpun hati terbersit untuk mengatakan: Ya Allah kenapa hanya sekian yang Engkau berikan ? Hati selalu ridho dengan pemberian Allah, Dzat yang maha mengetahui kebaikan bagi hamba-hamba-Nya.

Benar sabda baginda Rasul. Sifat Qanaah factor yang demikian menakjubkan dalam meraih kebahagiaan. Meskipun dunia Allah buka atas seseorang hingga emas dan perak berjalan di belakangnya dia tidak pernah merasa bahagia karena belum merasa cukup dan terus menganggap dirinnya miskin. Hidupnya pun penuh dengan kepenatan, berlomba-lomba mengumpulkan harta dan berbangga-bangga.

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ

Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur

Qana’ah mengantarkan seorang mukmin tenang dan tentram hatinya. Qana’ah menuntun seorang mukmin merasa cukup dengan yang halal meskipun sedikit. Qanaah mendorong seorang mukmin membenci yang haram meskipun banyak lagi menggiurkan.

Qana’ah memang mahal. Qanaah menjadikan seorang mukmin bersyukur dan menganggap besar pemberian Allah.Qanaah membersihkan penyakit hasad yang bersarang dalam jiwanya.Qanaah akan menghalangi seseorang dari sikap memaksakan diri diluar batas kemampuannya tamak dengan dunia.

Semoga Allah terus membimbing kita istiqamah di atas islam, Allah mudahkan jalan-jalan rizki dan Allah jadikan kita selalu ridho terhadap pembagian Allah…. Amin.

About salafartikel

bismillah

Posted on Oktober 13, 2013, in Syarah Hadits. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: